HABIB SYEH 2013
Translate
Senin, 15 Juli 2013
Kamis, 20 Juni 2013
Rabu, 19 Juni 2013
Pengenalan Komponen Pada Motherboard
Pengenalan Komponen Pada Motherboard

Pada artikel terdahulu sudah diterangkan bahwa Motherboard adalah merupakan papan sirkuit utama dari komputer (personal computer).
Motherboard memiliki komponen utama berupa
1. Chipset
Komponen yang yang satu ini kebanyakan terdiri atas dua buah chip, north bridge dan south bridge. Fungsi utama chipset adalah mengatur aliran data antarkomponen yang terpasang pada motherboard. Dua buah chipset yang biasanya ada pada motherboard sendiri punya tugas yang berbeda satu dengan yang lain.
North bridge berfungsi untuk mengatur aliran data dari dan ke prosesor, bus AGP,
dan memori utama sistem. Sementara, south bridge mengatur aliran data
dari peranti input output, bus PCI, interface harddisk, dan floppy,
serta peranti eksternal lainnya.
Berhubung chip north bridge lebih vital kerjanya dibanding south bridge,
tak heran jika chip inilah yang dipasangi heatsink, fan, ataupun
kombinasi heatsink dan fan oleh pabrik pembuatnya.
2. Accelerated Graphics Port (AGP)
Fungsinya menyalurkan data dari kartu grafis ke CPU tanpa harus melalui memori utama, dengan demikian proses pengolahan data untuk grafis dapat lebih dipercepat.
Kelebihan lain AGP ini adalah kemampuannya untuk mengeksekusi texture
maps secara langsung dari memori utama. Beberapa motherboard terbaru
sudah menyertakan slot VGA PCI-e yang nota bene lebih baik kinerjanya
dari Slot VGA AGP.
3. Soket Memori (Ram)
Soket ini merupakan tempat untuk menempatkan Memori pada motherboard. Soket memori memiliki bentuk yang berbeda untuk jenis memori yang berbeda pula. Kebanyakan motherboard memiliki slot sebanyak 2 atau 4 buah.
4. Soket Prosesor
Tempat untuk menempatkan Prosesor. Kalau jaman dahulu, masih ada pilihan lain selain sistem soket yaitu sistem slot. (berlaku untuk Pentium 2 dan sebagian Generasi Pentium 3).
5. Complementary Metal Oxide Semiconductor (CMOS)
Dari bentuknya sudah kelihatan, ia merupakan komponen berbentuk IC (integrated circuit) Yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat tetap menyimpan setting-annya selama baterai penyuplay dayanya masih bagus.
6. Port Peranti Eksternal (serial, paralel, audio, USB)
Biasanya berada di posisi belakang motherboard. Fungsinya adalah sebagai sarana untuk memberi masukan (input) dan keluaran (output) pada sistem komputer. Motherboard generasi sekarang ini sudah menyertakan Komponen utamanya berupa Port USB buat “berhubungan” dengan peripheral lain seperti printer, scanner, kamera digital, dan periferal lain yang berbasis USB.
Selain port USB, terkadang pada beberapa motherboard disertakan pula
port Ethernet untuk masuk ke dalam jaringan komputer (sering kita
menyebutnya Lancard).
7. Soket Catu Daya (Power Supply)
Fungsinya untuk menyuplai tenaga Utama dari Power Supplay kepada motherboard dan semua komponen yang tersambung pada motherboard.
8. Konektor Casing
Berfungsi untuk menyambungkan tombol/ saklar dan indicator pada casing ke motherboard. Pada motherboard yang berbasis Pentium 4, disertakan pula sebuah port konektor tambahan sebesar 12 volt agar prosesor bisa bekerja.
9. Konektor IDE & Floppy
Pasti Teman-teman Tiara sudah pada tahu apa fungsinya, yaitu merupakan interface yang menyambungkan harddisk dan floppy disk ke motherboard. Sekarang ini sepertinya sudah banyak motherboard meninggalkan port untuk floppy disk ini.
Saat ini interface harddisk pada motherboard yang banyak digunakan
adalah IDE Ultra ATA/100 dan Sata port. Menurut pantauan Tiara
Motherboard sekarang sudah mengutamakan port untuk HDD SATA sebagai
interface HDD nya. Satu yang tak kalah penting dalam menentukan
motherboard adalah Dimensinya.
Segitu dulu yah teman-teman tentang Pengenalan Komponen Pada Motherboard kalau ada yang kurang boleh tuh di tambahin di kolom Comment nya. Nanti Tiara Update.
Minggu, 02 Juni 2013
3. Melancarkan Peredaran Darah.
Kandungan kalium dan potasium berfungsi untuk membantu sirkulasi tubuh, sehingga peredaran oksigen ke otak menjadi lancar. Kalium juga mampu membantu denyut jantung jadi teratur, mengurangi resiko terjadinya stroke dan mengatur tekanan darah supaya normal.
4. Meningkatkan Kesehatan Otak.
Caranya dengan mengkonsumsi pisang 3 kali sehari sebagai pencuci mulut, untuk meningkatkan daya tangkap dan konsentrasi.
5. Menurunkan Tekanan Darah.
Manfaat buah pisang berikutnya adalah menetralkan tekanan darah tinggi. Kadar kalium yang cukup tinggi dari buah pisang dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi serta stroke. Itulah alasan mengapa para dokter sering menganjurkan pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) untuk mengkonsumsi lebih banyak pisang.
6. Penambah Energi.
Saat memakan pisang kita akan lebih cepat kenyang, hal ini dikarenakan pisang kaya akan kandungan karbohidrat sehat. Karbohidrat inilah yang dapat menampah energi bagi tubuh kita.
7. Menjaga Kesehatan Mata.
Dengan mengkonsuimsi setidaknya tiga buah pisang setiap hari dapat menurunkan resiko gangguan pengelihatan karena usia senja atau biasa disebut degenerasi makula.
8. Menurunkan Berat Badan.
Diet dengan makan 4 buah pisang dan 4 gelas susu non fat atau bisa dengan susu cair setiap hari sedikitnya 3 hari dalam seminggu,akan membantu menurunkan berat badan. Kalorinya hanya 1250 dan menu ini pas dan cukup menyehatkan.
Itulah manfaat-manfaat buah pisang bagi kesehatan, yang mungkin sebagian orang tidak menyadarinya.
Jika anda tergolong seorang yang suka dengan buah yang satu ini, tidak usah repot bagaimana cara penyajiannya. Karena, buah pisang lezat untuk di konsumsi dalam bentuk apapun. Semoga bermanfaat.
http://gerry-tk.blogspot.com/2013/05/manfaat-manfaat-pisang-bagi-kesehatan.htmlmanfaat pisang
Rumus Pukulan Terbang (Rebana) Al Banjari (2)
Rumus Pukulan Terbang (Rebana) Al Banjari (2)
9 Votes
LAKI-LAKI PELAN
D / T D T . TD / D
TT T T . TT T D . DD D D . DD D D T .
TT D TT T T . TT TT D TT T D
T T T . TT T T . TT TT D TT T D 3X
D TT TT D . TT T D
LAKI-LAKI VERSI
D / TT DD D TT T D / D
TT T T . TT T D . DD D D . DD D D T .
TT D TT T T . TT TT D TT T D
T T T . TT T T . TT TT D TT T D 3X
D TT TT D . TT T D
LAKI-LAKI CEPAT
D / T DD D T . T D / D
T . TT T . T D D . DD D . D D T .
TT D T . TT T . TT D T . T D
TT T . TT T . TT D T . T D 3X
D T . TT D T . T D
LAKI-LAKI GOLONG CEPAT
D / TD DT D
TT TT D DD DD D
TT DT T TT DT D
TT TT T TT DT D 3X
D TT DT D
http://elhumania.wordpress.com/2011/08/03/rumus-pukulan-terbang-rebana-al-banjari-2/
Mendeteksi Penyebab Kerusakan Komputer dan Cara Mengatasinya
Untuk dapat memperbaiki komputer,
terlebih dahulu kita harus bisa mendeteksi penyebab kerusakan tersebut, bener kan???? sekarang saya bagi Tips yang saya copas dari
http://imeldaentertainment.blogspot.com
Kerusakan komputer pada garis
besarnya dapat dibagi dua, yaitu :
1. Faktor Perangkat Keras (Hardware)
2. Faktor Parangkat Lunak (Software)
Kerusakan pada Faktor Perangkat
Keras (Hardware) bisa disebabkan karena :
- Instalasi hardware belum benar seperti pemasangan kabel, jumper, slot, Baut atau skrup dll
- Kerusakan pada komponen hardware, seperti Processor, Motherboard, Memory, VGA Card, Hardisk dll.
Kerusakan pada Faktor Parangkat
Lunak (Software) bisa disebabkan karena :
- Kerusakan pada System Operasi
- Kerusakan pada Program Aplikasi
- Kerusakan pada Driver
Uraian lebih lanjut mengenai cara mendeteksikerusakan pada PC dan cara mengatasinya, diuraikan di bawah ini :
Pada saat menekan tombol power,
tidak ada tanda power/stroom listrik yang muncul, seperti lampu kontrol/power
led, tidak menyala, kipas power supply tidak hidup.
Kemungkinan kerusakan
- Stroom listrik tidak berfungsi
- Power supply rusak
- Kabel power swict chasing belum atau salah pasang pada motherboard.
- Jumper CMOS motherboard salah pasang (dalam posisi clear)
- Motherboard rusak (mati)
Cara mengatasi
- Periksa catu daya listrik apakah sudah terpasang dengan baik, stavol sudah berfungsi dengan baik
- Cek power supply kalau rusak harus diganti
- Periksa kabel power swict pada motherboard sudah terpasang dengan benar
- Periksa jumper CMOS apakah sudah terpasang dengan benar
- Periksa/Cek motherboard apakah berfungsi dengan baik/tidak
- Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti
2. Pada saat menekan tombol power,
lampu led menyala, tetapi tidak ada tampilan apapun dilayar monitor
Kemungkinan kerusakan
- Power supply tidak berfungsi optimal
- Processor, memory, atau motherboard tidak berfungsi
- Monitor atau VGA tidak berfungsi
- Pemasangan kabel power dan kabel data tidak benar
Cara mengatasi
- Cek power supply apakah sudah berfungsi optimal.
- Cek Processor, memory, atau motherboard sudah berfungsi baik
- Cek monitor/VGA sudah befungsi baik
- Lepas semua kabel power dan kabel data dari posisinya, kemudian coba hidupkan komputer
Bila sudah dipastikan penyebabnya,
komponen yang bermasalah bisa diganti.
3. Pada saat menekan tombol power,
tampilan yang tampak dimonitor hanya program BIOS, ada pesan “ No System Disk /
Invalid System Disk
Kemungkinan kerusakan
- Ada disket terpasang pada drive A
- Hardisk tidak dapat berfungsi
- Belum ada OS
- Kerusakan pada OS
Cara mengatasi
- Cek apakah ada disket terpasang pada ploppy, jika ada dikeluarkan kemudian enter.
- Cek apakah kabel power/data hardisk sudah terpasang dengan baik
- Cek apakah ada kerusakan hardisk dengan cara detection hardisk pada BIOS, scandisk pada program starupdisk
- Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti termasuk instal ulang OS.
4. OS tidak bisa louding dengan
tampilan normal
Kemungkinan kerusakan
- Driver tidak bisa berfungsi
- Kerusakan pada OS
Cara mengatasi
- Jalankan OS dengan tampilan Safe Mode kemudian jalankan program utilitas, seperti norton utilitas
- Bila tidak bisa dengan cara di atas lakukan instal ulang OS
5. Tampilan layar monitor tidak
normal (tidak seperti biasanya)
Kemungkinan kerusakan
- Setting display pada control panel tidak benar
- Kerusakan pada VGA atau drivernya
- Kerusakan pada OS
- Kerusakan pada monitor
Cara mengatasi
- Cek setting display pada control panel apakah sudah benar
- Cek VGA serta drivernya sudah berfungsi dengan baik atau tidak
- Periksa monitor apakah ada kerusakan atau tidak
- Jalankan norton utilitas untuk mendiagnose OS
- Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti, termasuk instal ulang.
6. PC sering Hang
Kemungkinan kerusakan
- 1. Suhu processor terlalu panas
- PC terinfeksi virus
- Kerusakan pada OS
- Salah satu komponen tidak kompetibel dengan PC
- Kerusakan pada memory
- Kerusakan pada hardisk
Cara mengatasi
- Cek suhu processor bila panas ganti kipas pendinginnya
- Coba jalankan Program Norton Ulitilas, Antivirus
- Coba lepas salah satu komponen PC yang dicurigai.
- Cek memory apakah berfungsi dengan baik
- Cek hardisk dengan scandisk apakah ada bad sector
- Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti.
7. Komputer pada saat dipakai sering
mati mendadak
Kemungkinan kerusakan
- Cuk ke power listrik atau stavol longgar
- Power supply tidak berfungsi baik
- Suhu PC terlalu panas terutama processor
Cara mengatasi
- Periksa cuk listrik atau stavol sudah baik
- Coba cek power supply apakah berfungsi dengan baik
- Perbaiki/ganti colling pan/kipas pendingin
- Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti.
8. Pada saat dihidupkan ada bunyi
tit.........tit (panjang) tanpa ada tampilan di layar monitor
Kemungkinan kerusakan
- Memory tidak berfungsi
Cara mengatasi
- Perbaiki atau pindahkan pasangan memory pada slot memory di motherboard
- Kalau tidak bisa cara (1), memory harus diganti kemudian hidupkan kembali PC
9. Pada saat dihidupkan ada bunyi
tit...tit... tit...tit (berulang) tanpa ada tampilan di layar monitor
Kemungkinan kerusakan
- VGA card tidak berfungsi
Cara mengatasi
- Coba cabut dan pasang kembali dengan baik VGA card pada slot VGA di motherboard
- Bila tidak bisa cara (1), ganti VGA card.
10. Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/Floppy disk
tidak dapat berfungsi
Kemungkinan kerusakan
- Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/ Floppy dis belum terinstalasi dengan baik
- Driver Cd Rom/Cdrw/ Dvd Rom belum terinstalasi dengan benar
- CD atau disket yang dipakai rusak
- Sistem operasi tidak dapat bekerja optimal
- PC terinfeksi virus
- Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/ Floppy disk mengalami kerusakan
Cara mengatasi
- Cek kembali dengan teliti komponen penyebab kerusakan seperti pada kolom (3) kemungkinan kerusakan
- Jalankan program Anti virus (scan virus)
- Bila sudah dipastikan foktor penyebabnya lakukan penggantian atau tindakan perbaikan pada bagian yang bermasalah.
11. Kinerja PC mengalami ganggguan
(PC tidak bekerja sebagaimana biasanya)
Kemungkinan kerusakan
- PC terinfeksi virus
- System Operasi tidak berfungsi optimal
Cara mengatasi
- Jalankan program anti virus (scan virus), Norton Utilities
- Lakukan perbaikan setting/konfigurasi OS.
12. Printer tidak bisa mencetak data
dengan baik
Kemungkinan kerusakan
- Kabel printer belum terpasang dengan benar
- Driver printer belum diinstal atau disetting dengan benar
- Kertas belum terpasang dengan baik atau kertas terlalu tebal
- Ada benda yang tersangkut dalam printer
- Printah print tidak benar
- OS tidak berfungsi dengan baik
- PC terinfeksi virus
- Kerusakan pada printar
Cara mengatasi
- Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemuklan masalahnya, lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba lakukan print kembali.
13. Scanner tidak bisa scan
Kemungkinan kerusakan
- Kabel scanner belum terpasang dengan benar
- Driver scanner belum diinstal atau disetting dengan benar
- Printah scan tidak benar
- OS tidak berfungsi dengan baik
- PC terinfeksi virus
- Kerusakan pada scanner
Cara mengatasi
- Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemukan masalahnya lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba lakukan scan kembali.
14. Keyboard, Mouse tidak berfungsi
dengan baik
Kemungkinan kerusakan
- Kabel Keyboard/Mouse belum terpasang dengan benar
- Driver Keyboard/Mouse belum diinstal atau disetting dengan benar
- OS tidak berfungsi dengan baik
- PC terinfeksi virus
- Kerusakan pada keyboard/mouse
Cara mengatasi
- Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemukan masalahnya, lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba operasikan kembali
- Pada mouse perlu bersihkan secara berkala kotoran yang melekat dalam mouse.
LANJUTAN :
Untuk mengetahui jenis kerusakanatau permasalahan yang sering terjadi pada komputer ketika dinyalakan, dapat
dikenali melalui bunyi beep yang muncul pada speaker mainboard.
1. Untuk mainboard dengan BIOS Award
dan BIOS Phoenix :
- Bunyi bip pendek 1 kali : Sistem Normal.
- Bunyi bip pendek 2 kali : Kerusakan/kesalahan pada CMOS.
- Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 1 kali : Kerusakan/kesalahan pada DRAM.
- Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 2 kali : Kerusakan/kesalahan pada VGA Card.
- Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 3 kali : Kerusakan/kesalahan pada keyboard atau pada VGA Card.
- Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 9 kali : Kerusakan/kesalahan pada ROM
- Bunyi bip panjang berkali-kali : Kerusakan/kesalahan Pada DRAM, DRAM tidak terpasang dengan benar, atau DRAM tidak kompatibel dengan mainboard.
- Bunyi bip pendek berkali-kali : Tenaga pada power supply tidak cukup, segera ganti power supply.
Untuk mainboard dengan BIOS AMI :
- Tidak ada bunyi bip : Kerusakan/kesalahan pada mainboard, powersupply, atau speaker internal.
- Bunyi bip pendek 1 kali : Sistem normal.
- Bunyi bip pendek 2 kali : Kerusakan/kesalahan pada DRAM.
- Bunyi bip pendek 3 kali : Kerusakan/kesalahan yang sama dengan bunyi bip pendek 2 kali.
- Bunyi bip pendek 4 kali : Kesalahan tanggal dan waktu pada sistem.
- Bunyi bip pendek 5 kali : Kerusakan pada prosesor/mainboard.
- Bunyi bip pendek 6 kali : Kerusakan/kesalahan pada keyboard.
- Bunyi bip pendek 7 kali : Kerusakan/kesalahan yang sama dengan bunyi bip pendek 5 kali.
- Bunyi bip pendek 8 kali : Kerusakan/kesalahan pada VGA.
- Bunyi bip pendek 9 kali : Kesalahan pada saat checksum rom.
- Bunyi bip pendek 10 kali : Kerusakan/kesalahan pada CMOS.
- Bunyi bip pendek 11 kali : Kerusakan/kesalahan pada Cache Memory.
- Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 3 kali : Kesalahan pada saat memory test.
- Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 8 kali : Kesalah pada saat pengecekan VGA.
Dan dibawah ini ada sedikit arti
sebuah suara bip, yang menandakan adanya kesalahan/kegagalan di salah satu
komponen komputer anda.Tipe AMI BIOS :
- 1x suara BIP panjang. Ada kemungkinan RAM mati atau terpasang tidak benar, sehingga menyebabkan kegagalan refresh DRAM.
- 2x. Kegagalan rangkaian parity. Pada saat data yang ditransmisikan dalam komputer, biasanya ditambahkan parity bit yang berfungsi untuk mendeteksi error. Pekerjaan ini dilakukan rangkaian parity yang terdapat dalam komputer. Hal ini kemungkinan disebabkan adanya masalah pada memori atau mainboard
- 3x. Kegagalan base memori 64K, kegagalan ini biasanya disebabkan slot memori yang dikelompokkan dalam modul yang memiliki chip rusak. Base memori 64K adalah 64 KB memori yang pertama pada RAM
- 4x. Kegagalan sistem timer, kemungkinan terdapat kesalahan pada satu atau lebih timer yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi pada motherboard
- 5x. Kegagalan processor, dapat disebabkan panas berlebih, atau karena proses tidak terpasang benar kedalam socketnya
- 6x. Kegagalan keyboar controller/gate A20, keyboard controller adalah chip pada motherboard yang mengendalikan keyboard anda
- 7x. kesalahan pembacaan processor kemungkinan adanya kerusakan pada processor
- 8x. kesalahan baca/tulis memory display
- 9x. Kerusakan BIOS
- 10x. Kesalahan CMOS
- 11x. Kerusakan cache memori
- kalau ada Bunyi Bib pendek 1 x , itu tandanya komputer itu sehat-sehat za..
- kalau bunyi BiB… panjang 1x, ah.. trouble , itu nandain HD kamu bermasalah.
- BIB.. panjang 1x trus Bib pndek 1x,.. tu tandanya Motherboardnya bermasalah.
- Bib.. panjang 1x terus BIb pendek 2x, VGAnya
- BIB Panjang 3x, Keyboardnya rada bermasalah..
- BiB, BiB (pendek) terus2an, coba periksa Power supplynya,, mungkin da yang rusak
- BiB… Panjang terus2an, berarti da masalah ma Memorinya..
Semoga bermanfaat *apabila ada yang
salah mohon dikoreksi ya maklum masih pemula copas lagi..^_^
Langganan:
Postingan (Atom)